Bangka Tengah, Desa Mangkol, (Journalcyber.online) – Aspirasi masyarakat RT 09 Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terkait janji pengaspalan jalan yang belum direalisasikan, akhirnya mendapat perhatian langsung dari anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Mehoa. Anggota legislatif tersebut turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan, Selasa (12/11/2024).
Kunjungan Mehoa disambut hangat oleh rombongan masyarakat setempat yang dipimpin oleh Pak Togap selaku Ketua RT 09. Dalam kesempatan tersebut, Mehoa menyampaikan rasa takjub dan salut atas perkembangan yang telah terjadi di wilayah tersebut, meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait infrastruktur jalan.
Aspirasi Masyarakat yang Tertunda
Salah satu perwakilan masyarakat sekitar menjelaskan kepada Mehoa mengenai janji yang pernah disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangka Tengah terkait pengaspalan jalan di wilayah RT 09. Menurutnya, pengaspalan jalan tersebut sebelumnya telah dijanjikan akan dimasukkan dalam Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun 2024. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan.
“Kami sangat berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk memprioritaskan pembangunan jalan di Desa Mangkol ini, karena desa kami merupakan perbatasan dengan Kota Madya Pangkalpinang. Janji dari Dinas PU kemarin, pengaspalan akan dilaksanakan seluruhnya. Tapi faktanya malah dibatalkan. Ini saya punya buktinya,” Jelas warga kepada Mehoa.
“Kami ingin memastikan agar janji ini tidak kembali diabaikan. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan pihak terkait dan mendorong agar pengaspalan jalan di RT 09 ini menjadi prioritas,” tambahnya.
Respons Cepat Mehoa
Menanggapi aspirasi masyarakat dan penjelasan dari masyarakat Desa Mangkol, Mehoa langsung mengambil tindakan. Ia menghubungi Kepala Dinas PU Kabupaten Bangka Tengah, Rahmat, untuk mendapatkan kejelasan terkait status pengaspalan jalan di RT 09.
Caption: Sreenshot Dari Akun Tik Tok Me Hoa“Kabar gembiranya, tadi pagi saya sudah mengirim pesan ke Pak Rahmat. Saya menanyakan bagaimana kelanjutan pengaspalan ini, dan meminta data. Pak Rahmat menjawab bahwa sebenarnya Bupati Bangka Tengah sudah mengingatkan untuk menganggarkan pengaspalan jalan ini. Namun, realisasinya baru akan dilakukan pada tahun 2025,” ungkap Mehoa di hadapan perwakilan masyarakat dan ketua RT 09.
Harapan Masyarakat dan Pemerintah
Sementara itu, sebagian masyarakat juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Mehoa. Ia berharap komunikasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan, sehingga pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak dapat segera terwujud.
“Kami apresiasi kedatangan Bu Mehoa yang langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi kami. Ini memberi harapan baru bahwa suara kami benar-benar didengar,” ucap sebagian warga RT 09 dengan kompak. Rabu (13/11/24).
Pengaspalan jalan di wilayah RT 09 Desa Mangkol merupakan kebutuhan mendesak yang diharapkan dapat segera direalisasikan. Dengan adanya perhatian dari anggota DPRD Provinsi Babel, Mehoa, masyarakat memiliki harapan besar agar janji yang sempat tertunda ini tidak kembali terabaikan. Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dapat lebih konsisten dalam menepati janji yang telah disampaikan.
Situasi ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.
(TIM JOURNAL)
















